Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warohmatullahi wa barokatuh
Dengan mengharap ridho Allah Subhanahu wa ta’ala Kami mengajak kaum muslimin untuk menghadiri kajian aqidah islamiyah secara intensif selama tujuh hari sebagai upaya nyata mensyukuri nikmatnya beragama islam dan sebagai realisasi firman Allah Subhanahu wa ta’ala dalam surat Muhammad ayat 19 yang artinya :” Ketahuilah bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah” yang mana dalam ayat ini dengan jelas Allah memerintahkan hambanya untuk memiliki pengetahuan yang detail bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah. Dan juga sebagai upaya meneladani para ulama yang begitu perhatian terhadap masalah aqidah serta upaya membentengi diri dari pemikiran-pemikiran dan konsep-konsep yang bertentangan dengan Islam. Kemudian yang pasti ini adalah sebuah ibadah yang mulia karena merupakan realisasi perintah Allah untuk memperdalam ilmu agama.
InsyaAllah, Kajian akan dilaksanakan pada: Senin-Ahad, 25 Rabiuts Tsani- 2 Jumadil Ula 1433 H / 19-25 Maret 2012. Jam: 09.00-13.00 dan 15.o0-21.00 WIB. Adapun kitab yang akan kami kaji adalah: KITAB TAUHID, MAKNA LA ILAHA ILLALLAH dan MAKNA THAGUT , yang semuanya karya Syaikh Muhammad attamimi Rohimahullah.
Adapun pemateri adalah:
Ustadz Dzulqarnain Muhammad Sunusi ( Makassar ) Murid Ulama Besar Saudi Arabiah: Syaikh Dr Shalih Al Fauzan dan Ulama Besar & Pakar Hadits Yaman: Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i
Ustadz Ja’far Shalih ( Jakarta ) Murid Ulama Besar & Pakar Hadits Yaman: Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i
Ustadz Saifuddin Zuhri, Lc ( Purwokerto ) Alumni Universitas Islam Madinah, Saudi Arabiah dan Penulis tetap di Majalah Islam Asy-Syari’ah (asysyariah.com)
Insya Allah Kajian Akan dibuka oleh Bapak Wali Kota Semarang Drs H Soemarmo HS Msi.
Panitia menyediakan Buku sebagai panduan demikian alat tulis untuk peserta ( terbatas ), serta menyediakan penginapan untuk yang hadir dari luar kota semarang berkapasitas 100 orang
Acara ini bersifat GRATIS.
Bisa di dengarkan di Radio online al barokah di: www.majelis-albarokah.com
Informasi selengkapnya Hub: Abu Zaki ( 024 70252246/081325914002 )
Mustofa ( 081390472062 )
Fadhel Ahmad ( 085326099261 )
Wassalamualaikum warohmatullahi wa barokatuh
Jumat, 10 Februari 2012
DAUROH TAUHID SEMARANG MARET 2012
Sabtu, 21 Januari 2012
HADITS TENTANG KEADILAN
عن عبدالله بن عمرو بن العاص رضي الله تعالى عنهما قال: قال رسول الله صل الله عليه و سلّم : (( انّ المقسطين عند الله على منابر من نور, عن يمين الرحمن عزّوجلّ وكلتا يديه يمين, الذين يعدلون في حكمهم واهليهم وما ولوا )). (اخرجه مسلم).
Dari Abdullah ibni amr ibnil ash رضي الله عنهما , telah bersabda Rosulullah صلى الله عليه و سلم : “Sesungguhnya orang yang adil berada dekat dengan ALLAH عزّوجلّ diatas mimbar dari cahaya, disebelah kanan ALLAH عزّوجلّ, dan tangan keduaNYA adalah kanan, yaitu mereka yang adil didalam hukum mereka dan kepada keluarga mereka dan segala yang diamanahkan kepada mereka.” (HR. Muslim)
Faedah Hadits :
1. Sesungguhnya keadilan didalamnya terdapat ketinggian derajat didunia dengan keridhoan ALLAH عزّوجلّ, , dan ketinggian diakhirat dengan berada diatas mimbar.
2. Sesungguhnya keadilan adalah cahaya didunia, dan penyejuk mata bagi penguasa dan rakyat, dan balasan atas yang demikian itu dengan cahaya diakhirat, sebagaimana kezholiman adalah kegelapan yang sangat didunia dan kegelapan pada hari kiamat.
3. Didalamnya terdapat penetapan tangan bagi ALLAH عزّوجلّ, , dan sesungguhnya tangan keduaNYA adalah kanan.
4. Didalamnya terdapat luasnya pujian atas keadilan, baik berupa perkataan ataupun perbuatan atau selain dari itu.
5. Didalamnya terdapat perintah untuk berbuat adil kepada siapa saja, maka jika keadilan itu wajib untuk keluarganya padahal sesungguhnya seseorang memiliki kemurahan terhadap keluarganya maka lebih utama lagi jika keadilan itu terhadap selainnya dari kaum muslimin, bahkan terhadap orang kafir. Rasulullah صلى الله عليه و سلم telah bersabda :”Takutlah kalian terhadap doanya orang yang terdzolimi, karena sesungguhnya tidak ada penghalang antara doa tersebut dengan ALLAH عزّوجلّ,”. Hal ini menunjukkan bahwa sesungguhnya keadilan wajib terhadap setiap orang.
6. Didalamnya terdapat faedah keterkaitan antara keadilan dengan amanah, karena sesungguhnya orang yang diberi amanah tidak bisa menunaikan amanah yang diserahkan kepadanya kecuali dengan keadilan.
7. Didalamnya terdapat penegasan terhadap apa yang datang dari Alquran yaitu pegawai yang baik adalah yang kuat lagi amanah. Sabda Rosulullah صلى الله عليه و سلم :
(( اتقوا دعوة المظلوم فانه ليس دونها جخاب ))
”Sesungguhnya sebaik-baik orang yang engkau pekerjakan adalah yang kuat lagi amanah”. Maka sesungguhnya keadilan tidak akan ada kecuali bersama orang yang memiliki kekuatan yang dapat mengusir kelemahan dari dirinya dan amanah itu dapat mengusir darinya sifat khianat.8. Didalamnya terdapat peringatan dari mempekerjakan orang yang menyadari bahwa dirinya tidak bisa menjalankan tuntutan amanah atas dirinya.
9. Didalamnya terdapat peringatan dari orang yang mempekerjakan pegawai yang memiliki kelemahan dan tidak memiliki sifat amanah.
10. Didalamnya terdapat peringatan sesungguhnya wajib atas setiap da’i untuk menetapi keadilan dengan ucapan mereka, dan perbuatan mereka, dan pena meraka didalam seluruh urusan mereka, Dan bahwasanya perkara tersebut merupakan sebab diraihnya taufik dari ALLAH عزّوجلّ , sehingga hati mereka bercahaya demikian juga pakaian perang mereka. Sehingga kedudukan mereka akan terangkat didunia dan akhirat, Dan jika mereka melakukan selain dari keadilan itu maka balasannya akan berbeda, dan tidaklah pelaku kejahatan itu berbuat kejahatan kecuali kepada diri mereka sendiri (“Dan tidaklah Allah mendzholimi seorangpun”).
Dinukil dan diterjemahkan dari Kitab Arba'in Haditsan fiy Tarbiyyati wal Manhaji dita'lif oleh Fadhilatu As-syaikh Abdul Aziz bin Muhammad As-sadhan حفظه الله
